Senin, 26 September 2011

"DiaMyRy Taeminie Part 2 "

Cast : 
  • Taemin
  • Nuna
= = = = =
saat aku keluar dari mobil, aku menengok kearah taman yang berada disisi kanan kantor. biasanya Nuna disana kalau lagi istirahat siang. mataku mencari-cari sosok Nuna. ada seseorang disana. seseorang yang sedang istirahat di bawah pohon. aku tersenyum, itu pasti Nuna. mataku tak akan salah kalau mengenali sosok Nuna. hyung's mengajakku masuk kedalam kantor, aku hanya menggeleng ajakan mereka. aku berlari menuju taman dengan perasaan senang, deg-degan, mungkin hari ini aku bisa ngobrol banyak dengan Nuna. aku menghampiri sosok Nuna yang sedang duduk dibawah pohon. Nuna sedang tidur.
Hahay Lucky!!!
aku jongkok disamping Nuna, aku bergerak sepelan mungkin agar Nuna tidak bangun. hari ini Nuna mengenakan kemeja warna cream dan celana coklat panjang. hari inipun Nuna sangat cantik. aku memandangi Nuna sambil senyum-senyum sendiri.
(*Gila ya?)
Biarin...

kupandangi wajah Nuna dari ujung rambut sampai ujung kaki. dipangkuan Nuna ada sebuah buku yang amat tebal. gak kalah tebalnya sama novel harry potter. Nuna suka baca apa ya? mungkin aja aku dan Nuna bisa berdiskusi soal buku. aku melihat sampul bukunya. Hmmmm...baiklah kita tidak usah perhatikan bukunya kita perhatikan Nuna saja.
(*Lho kenapa?)
Mana mungkin aku bisa baca kalau tulisannya kanji semua!!!
(*kamu bodoh ya?)
Maafkan aku...EH? Apa maksudmu? aku gak bodoh tau, pergi sana. (*Dieshhh!!!pengarangnya ditendamg jauh-jauh)

baiklah kita lanjutkan. aku memandangi wajah cantik Nuna yang tertidur. air liurnya sedikit menetes di sisi sudut mulut Nuna. aishhh~ Nuna sexy ya?
(*Hiyyy...aduh2 agak miring nich anak)
aku merogoh saku celanaku yang sebelah kanan mau mengambil HP untuk mengabadikan wajah Nuna yang sexy ini. aku terus merogoh tapi tak kutemukan Hpku, aku mengeluarkan kain di saku celanaku. Aishhhh~ kainnya bolong...gimana nic,jangan2 HPku ilang? aku merogoh saku satunya lagi. tidak ada Hpku juga tak ada disana.
(*disaku baju tahu...ah bodoh!!!jangan heboh dulu donk!!!)
Aishhh~ Bener aku lupa!!!Makasih kakak!!!
(*pengarangnya mati dulu, karna kena senyuman mautnya Taemin)
Ckrekkk!!!
satu foto sudah kudapatkan. aishh~ Nuna cantik sekali di fotoku. aku setuju kata orang-orang kalau manusia itu gak pernah ada puasnya. sekarangpun tanganku tak puas dan terus memotret wajah Nuna.
Ckrekkk!!!Ckrekkk!!!Ckrekkk!!!Ckrekkk!!!
berkali-kali aku memotret Nuna dari berbagai sudut. dari depan, dari samping kanan dan kiri, dari atas, dari bawah, dari belakang. walaupun yang kelihatan cuma pohonya, kalau dari belakang. Nuna dari manapun terlihat cantik.

"Sudah selesaikah?" kata Nuna mengagetkanku. aku berteriak kaget melihat Nuna tiba-tiba bangun.

"!@@#$#%$^&^*(&)(_()++_)(*&*^%$"  teriakku gak jelas artinya, aku sendiri juga gak tau apa yang aku teriakkan. karna kaget jadi gak jelas ngomongnya. aku jatuh terduduk. Nuna tersenyum.

"coba lihat?" kata Nuna kemudian mengulurkan tangannya di depan Hpku yang aku pegang erat-erat.

Ahh!!! jangan-jangan Nuna tahu aku habis memotretnya. aku memberikan Hpku pada Nuna dengan perasaan was-was, gimana kalau dihapus? aduh~
Nuna melihat foto-foto Nuna yang tadi aku potret. ugh~ malunya. Nuna marah gak ya?

"Nuna maafkan aku..." kataku menyesal.Nuna tersenyum, kemudian mengusap-usap rambutku.

"Kemarilah, duduk disampingku lebih dekat. Kita foto bersama" kata nuna sambil menepuk - nepuk ruang kosong disampingnya.

Aku mendekatkan badanku. Bahuku dan bahu Nuna bersentuhan. Terasa hangat. Nuna memiringkan kepalanya, tangan kanan Nuna memegang Hpku yang siap memotret, tangan kiri Nuna membentuk huruf
"V". Akupun tersenyum.

"Siap ya Taeminie~" kata Nuna memberi aba - aba.

Ckreek!!

Kami melihat hasil jepretan Nuna. Nuna terlihat cantik, akupun terlihat senang.

"Kau imut sekali Taeminie~" komentar Nuna melihat foto kami.

"Nuna, jauh lebih imut dan cantik" sahutku. Wajahku langsung memerah begitu sadar apa yang kukatakan. Aku membenamkan wajahku diantara dua lututku. Ugh ~ malu sekali rasanya.

"Kau menggodaku ya Taeminie~" kata Nuna dengan suara jahil sambil mencolek pinggangku.

Bukankah Nuna sekarang yang sedang menggodaku? Tangan Nuna kemudian mengusap - usap rambutku. Aku senang di usap - usap seperti ini oleh Nuna. "Taeminie~" Nuna memanggilku. Suaranya begitu dekat di telingaku, aku merasakan hembusan nafas dileherku. Aku melihat Nuna. Nuna tersenyum. Nuna berdiri kemudian membersihkan celananya dari rumput yang menempel, lalu mengulurkan tangannya padaku.

"Ayo kita kedalam, aku belum makan siang. Kau sudah makan belum?" Tanya Nuna. Aku menggeleng, kemudian menggenggam tangan Nuna yang dijulurkan kepadaku.

"Belum" jawabku singkat. Kemudian bediri.

Kami berjalan masuk kedalam kantor dengan tetap bergandengan tangan. Hari ini Nuna banyak memberiku kebahagiaan. Terimakasih Nuna. Aku sungguh bahagia bisa menyukai Nuna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar